Pikir Kembali Sebelum Anda Gunakan Pencatok Rambut

Diposting oleh dhevhar on Jumat, 20 Januari 2012

Ketahuilah, penggunaan pencatok rambut terus-menerus dapat mengakibatkan rambut kering rusak. Ini dia penyebabnya:

Panas berlebihan
Panasnya pencatok secara langsung berdampak pada setiap batang rambut yang Anda luruskan. Livestrong mencatat, temperatur tinggi yang bersentuhan dengan rambut dalam waktu lima menit saja dapat mengakibatkan kerusakan rambut, khususnya pada bagian kutikula. Efek yang paling terlihat adalah kekeringan berlebih dan patahnya batang rambut. Saran dari para ahli, suhu pencatok rambut yang aman adalah tidak lebih dari 175 derajat Celcius.


Ion positif
Pencatok rambut mengeluarkan ion positif yang berefek buruk terhadap kelenjar rambut. Kelenjar menjadi terbuka dan kekeringan. Inilah yang menjadi sebab mengapa rambut Anda terasa rapuh setelah berkali-kali diluruskan dengan pencatok rambut.

Untung saja, seperti dilansir Misikko, saat ini sudah banyak pencatok rambut yang berbahan dasar keramik. Bahan keramik mengeluarkan ion negatif yang dapat menetralisasi keadaan tersebut; dapat menutup kelenjar rambut dan melembutkan batang rambut. Walau begitu, klaim pemasaran pencatok rambut dianggap berlebihan. Ion positif tetap ada walau jumlahnya tidak banyak.

Tidak mengandung silikon
Sampai saat ini masih banyak beredar pencatok rambut yang tidak mengandung silikon saat alatnya bekerja. Fungsi silikon adalah untuk melindungi rambut Anda sementara saat panas dialirkan di sepanjang pencatok. Dermatologis Carolyn Jacob, MD, dari Northwestern University School of Medicine, Chicago, malah menyatakan bahwa pencatok rambut memiliki efek merusak yang lebih tinggi daripada sekadar pengering rambut. Dia menambahkan, “Kalau Anda menggunakan pencatok rambut, jangan gunakan lebih dari lima detik pada setiap bagian rambut yang Anda catok.”

-------------------------------------------------
Sumber: http://id.promotion.yahoo.com/stylefactor/gayarambut-artikel/post/stylefeatures/191/pikir-kembali-sebelum-gunakan-pencatok-rambut.html

Related Post: